Pages

Rabu, 21 Januari 2015

apalagi berpindah


berikan aku waktu lebih, lebih, lebih banyak lagi
untuk mengikis sedikit saja rinduku
menyicil tawa yang kemarin ku abaikan

biarkan aku berada dalam labirin ini
jangan pernah satu kalipun kau tunjukkan aku jalan keluarnya
agar aku bisa terus merasakan semilir angin bebas yang bertiup sepoi

satu detik.
aku hanya butuh satu detik untuk merasakan kau ada disini
tidak jauh dariku
bisikan angin tidak mungkin membohongiku
dia begitu jujur bahkan untuk menyembunyikanmu disudut lain

satu detik
hanya satu detik untukku tahu kau memanggil namaku
jelas sekali
cahaya matahari tidak mungkin menipuku
bahkan meski itu hanya bayangan, dia akan memberi tahuku itu kamu

tetaplah disana!
jangan kau berpindah! tunggu aku sebentar lagi
akan ku selesaikan labirinku sendiri
dan aku akan berlari bersama angin sepoi ditemani cahaya matahari menujumu

kau tahu bukan, aku tidak akan lelah meski aku lelah?
maka, jangan berpaling!
meski aku mungkin akan berjalan lebih pelan darimu
meski aku tidak bisa mengeja namamu secepat kau mengeja namaku

aku disini!
tidak akan kemana-mana apalagi berpindah
tetap disini
walau nanti kau akan menambah kecepatan jalanmu
atau kau berhenti mengeja namaku
aku disini!
tidak akan kemana-mana apalagi berpindah

Minggu, 04 Januari 2015

biarkan hujan turun

biarkan hujan turun semaunya
membasahi setiap kelopak yang ia gapai
memerciki seluruh tanah yang ia tapaki

biarkan hujan turun semampunya
membuat riakan kecil di tengah jalan-jalan yang berlubang
membentuk bunyi-bunyi manja di setiap genteng

biarkan hujan turun
biarkan ia menghabiskan jatah rindunya kepada bumi
memeluk setiap bidang yang ia hujani

seperti kita sore tadi

bermain dengan rasa yang harus ditata apik hingga waktunya tiba
berlari dengan waktu yang harus kita bentuk hingga masanya datang

biarkan hujan turun
biarkan kita terus bermain
terus saja kita berlari

karena,
hujan deras sekalipun akan mengundang pelangi
bermain selelah bagaimanapun akan mengundang tawa
berlari sekencang apapun akan meraih batas akhir





Sabtu, 27 Desember 2014

ini bukan rindu


sebut saja ini bukan rindu
menggelayut manja disetiap subuh
menanti matahari dan pesan singkat darimu

sebut saja ini bukan rindu
menapaki rumput kering dipinggiran jalan beraspal
tertawa girang berloncatan mendengar riuh tawamu

sebut saja ini bukan rindu
hanya berharap ada didekatmu
melihatmu lalu menatapmu lama

hanya berharap bercerita sebanyak mungkin tentang pagiku
mendengar celotehmu tentang rengekku yang terlalu pagi

sebut saja ini bukan rindu
bukan!
ini lebih dari rindu






Senin, 15 Desember 2014

hingga nanti



hingga nanti tiba saatku untuk berjanji, 
maka aku tidak akan berjanji untuk mencintaimu selamanya

karena aku yakin,
cinta makhluk tidak akan sebegitu kekalnya.

hingga nanti tiba saatku untuk berjanji,
maka aku akan berjanji untuk tidak akan kalah darimu dalam memberi cinta.

karena aku yakin, 
akan datang kejenuhan yang entah siapa yang dahulu menyerah dan kalah.
tapi percayalah, jika itu kamu akulah pemenangnya!

Sabtu, 06 Desember 2014

kita bisa!


Pertanyakan kembali tentang kita pada bulan!
Tentang mimpi yang kita titip bersama bintang
Tentang asa yang kita gantung pada langit malam

Untuk hati yang kita rajut dari subuh tadi
Kenapa tidak kita lanjutkan saja dan kita pamerkan kepada mereka yang ragu tentang kita?

Untuk rindu yang kita tabung dari pekan-pekan lalu
Kenapa tidak kita tukarkan saja dengan banyak kenangan indah dimasa depan?

Kita terlalu takut dengan perpisahan, hingga kita berhenti pada jalan ini
Padahal, gerbang mimpi menanti kita diujung jalan itu
Padahal, bebatuan dan duri yang menanti depan jalan sana adalah amunisi kisah kita kelak

Kita terlalu resah dengan tatapan sinis penuh pesimis orang-orang diluar sana
Padahal, bukankah genggaman kita sudah terlalu erat untuk dilepas hanya dari tatapan?
Padahal, bukankah senyum bisa menjadi senjata ampuh untuk mereka yang sinis?

lalu?
ayo terus berlari!
mengelilingi labirin hingga kita temukan jalan keluar
jalan yang akan mengabadikan cerita
jalan yang meski tidak mudah, tapi akan indah






Selasa, 25 November 2014

jarum, benang, dan sedikit waktu




Mana ada hutan untukku berlari kemudian teriak?
Mana ada pantai untukku berlari kemudian terisak?
Aku hanya butuh jarum dan benang
Dan sedikit waktu
Untuk menambal kembali topeng tawa dan senyumku

Dia sudah terlalu usang
Teralu malang lagi untuk ku kenakan

Dia sudah terlalu bolong
Terlalu bohong menampakkan senyum topeng

Aku hanya butuh jarum dan benang
Dan sedikit waktu
Untuk menambal kembali topeng tawa dan senyumku

Dari mereka yang selalu ingin ku tampakkan ceria
Dari mereka yang selalu ku alirkan cerita tanpa sekat
Dari mereka yang menumpuk banyak kisah dibalikku

Aku hanya butuh jarum dan benang
Dan sedikit waktu
Untuk menambal kembali topeng tawa dan senyumku.

Senin, 17 November 2014

kamu baik, aku suka


hujan turun membawa pesan Tuhan
hujan turun mengirim salam Tuhan
untuk terus mengingat-Nya
untuk tetap ada pada jalan-Nya

sapuan pelangi menggambarkan senyum Tuhan
sapuan pelangi memperlihatkan rona Tuhan
bahwa Dia ada
bahwa Dia nyata

sujud tidak kau lakukan disetiap sekon hidupmu
sujud hanya wajib kau lakukan 34 kali dalam satu putaran jammu
lalu kau tetap abaikan?

kamu baik, aku suka
kamu baik, aku sayang
lalu kau tetap tak bergeming?

sukaku tidak ku hentikan hanya untuk sekarang
sayangku ku peruntukkan untuk masa depan
lalu kau tetap diam?

kataku, bagaimana mau jadi imam yang baik jika kau tetap mengabaikan?
kataku, akankah kau tetap tak bergeming jika sang Maha memanggil?
kataku, bisakah kau menggiring keluarga kecilmu kelak jika kau tetap diam?

maka, Nikmat Tuhanmu yang mana lagi yang akan kau dustakan?